11 Unsur, Ide Dan Inspirasi Cara Membuat Aransemen Musik / Lagu Yang Baik Dan Benar

Jasa Aransemen Musik, Aransemen Lagu Dan Pembuatan Lagu


ARANSEMEN MUSIK YANG BAIK WAJIB MEMPERHATIKAN HAL-HAL PENTING DIBAWAH INI; 



1. Referensi Musik 

Ini adalah poin utama / pokok dalam mencari ide / inspirasi, sebab tidak ada pemusik yang bisa membuat karya musik / lagu tanpa memiliki referensi musik. Kualitas dalam berkarya sangat tergantung dari kualitas wawasan musik kita, semakin banyak wawasan musik, semakin banyak pula referensi dan tentu ide-ide yang muncul juga semakin banyak dan beragam, sebaik-baiknya karya adalah perpaduan dari banyak referensi, biasanya dari perpaduan ini bisa menghasilkan suatu karya yang lebih fresh, inspiratif, indah dan cerdas. 

2. Melodi Lagu Dan Lirik / Syair Lagu


Ini adalah tahapan awal yang penting dalam proses penyajian sebuah karya musik yang utuh, tentu harus diawali dengan membuat lagu yang baik, kemampuan seseorang dalam merangkai nada-nada lagu adalah berangkat dari kemampuan natural (alami), biasanya orang yang bisa mencari nada-nada lagu atau melodi lagu yang bagus adalah orang yang punya daya serap dan daya kreasi yang baik, ini lebih ke bakat alam, tapi tetap bisa dipelajari dan dianalisa cara menemukan nada-nada lagu yang enak, baik dan bagus, untuk lebih lengkapnya coba baca artikel ini Cara Membuat Nada Lagu Yang Enak, Baik, Bagus, Berkualitas Dan Tidak Murahan, selain melodi lagu tentu pembuatan lirik juga harus diperhatikan betul, sebab pesan musikal yang cepat sampai ke telinga para pendengar bergantung pada kualitas syair atau lirik lagu, bahkan melodi lagu yang buruk saja bisa terangkat kualitasnya jika memiliki lirik lagu yang baik. Jadi wajib kita maklumkan bahwa banyak penikmat musik itu menyukai sebuah lagu karena faktor lirik, tentu salah satu syarat sebuah aransemen musik / lagu yang baik adalah bisa memaksimalkan potensi lirik yang ada, untuk menambah wawasan kita soal pembuatan lirik lagu baca artikel Cara Membuat Lirik Lagu Yang Baik, Bagus, Indah Dan Menyentuh.

3. Irama / Ritem 


Irama atau ritem adalah pondasi musik yang harus diperhatikan, juga sebagai penentu aliran (genre) musik yang akan dibawakan, umumnya jika kita berada dalam format band biasanya yang menjadi pembentuk ritem utama adalah drum dan bass, kemudian gitar ritem dan keyboard piano juga sebagai pembentuk harmonik ritemnya, dari ritem ini kita bisa menentukan selera musik kita mau diarahkan kemana, karya yang baik tentu harus memiliki ritem yang kuat dan lengkap terutama harus memiliki penekanan yang baik dalam groove, artikulasi, hook, beat, birama, syncop, dan lain-lain. Penerapan ritem juga merupakan penentu dari monotone atau tidaknya suatu karya musik, sudah menjadi rahasia umum jika era saat ini adalah era monotone nya musik, terutama musik-musik mainstream yang ada di Indonesia, sebabnya apa? karena tidak menawarkan banyak pilihan ritem / irama, semua dibuat sama, semua dibuat hampir sejenis dan diperparah lagi dengan banyaknya lagu atau musik yang beredar tanpa memperhatikan lagi musikalitas, pelan tapi pasti akhirnya memunculkan banyak kejenuhan-kejenuhan dari para penikmat musik tentu juga banyak kekecewaan dari para musisi-musisi sejati karena faktanya kebanyakan yang beredar umum adalah musisi-musisi setengah jadi atau yang belum layak edar. Industri musik saat ini banyak 'mematikan' kreatifitas dalam bermusik. Tapi sebagai musisi harus tetap berjuang dan terus berusaha, sebab karya yang bagus dan mantap tetap akan mendapatkan porsi kesuksesan, jadi tetap berusaha dan semangat bermusik !!! gali semua potensi yang ada, kesuksesan menanti kita semua didepan.

4. Harmoni 


Adalah kemampuan memadukan nada sehingga memunculkan perpaduan nada yang baik (harmonis), kita harus memperhatikan juga perpaduan antara instrumentasi dengan vokal, contoh: isian-isian gitar atau piano harus mendukung vokal, menutupi lubang-lubang yang tidak diisi oleh vokal dan sebagai teman harmoniknya vokal, dalam pembuatan aransemen musik yang baik biasanya hal ini sangat diperhatikan sebab akan sangat mengganggu jika didalam suatu komposisi atau aransemen musik terdapat part-part yang disharmonik (tidak harmonis). 

5. Tempo


Ini adalah poin paling awal yang harus diperhatikan, tempo adalah cepat lambatnya lagu / musik itu dibawakan, jika pengaturan tempo tidak tepat, bisa merusak kualitas aransemen musik, didalam musik ada 3 tempo utama yakni tempo pelan, tempo sedang dan tempo cepat, kita harus menentukan dan merasakan tempo yang paling pas untuk aransemen musik / lagu kita, biasanya alat untuk mengukur tempo disebut metronome, nah dengan alat ini kita bisa menentukan secara pasti tempo yang diinginkan.

6. Dinamika 


Adalah keras lemahnya atau kuat lembutnya suara yang dibawakan, dinamika sangat identik dengan feel (rasa) dan soul (penjiwaan), seorang arranger musik yang baik tentu harus memiliki kepekaan dinamika yang tinggi dan adaptif, dia harus tahu kapan main lembut kapan main kuat / keras, karya musik yang baik tentu wajib memiliki dinamika yang baik pula, kemampuan bermain dinamis bisa diasah lewat memperbanyak wawasan musik.

7. Warna Musik 

Adalah pembentuk ciri musik, mau lebih mudah dikenal oleh banyak pendengar musik ? tentu kita harus memiliki ciri, harus mempunyai karya yang punya identitas warna tersendiri. Seorang pemain musik yang punya ciri khas lebih gampang disukai dan digemari, didalam membuat warna aransemen musik / lagu, kita harus mutlak memiliki modal utama seorang musisi yang cerdas yakni wawasan musik yang luas, semakin tahu banyak musik tentu semakin memudahkan kita membuat warna musik, dan semakin memungkinkan kita untuk membuat warna-warna yang lebih fresh dan inovatif. 

8. Ketukan & Birama 

Sederhananya, ketukan atau beat adalah tanda aksen yang stabil sebagai pedoman dalam permainan musik, sedangkan birama adalah hitungan yang tetap dalam permainan musik. kita sering mendengar orang-orang berkata birama 4/4, 2/4 atau 6/8, mari kita sedikit jabarkan, misalnya birama 4/4 berarti dalam satu birama terdapat 4 ketukan, dan masing-masing ketukan bernilai not 1/4. Semua musik tentu ada biramanya, dan birama juga menjadi penentu irama musik, misalnya kita ingin membuat lagu pop, tentu umumnya musik pop berada di birama 4/4, contoh lain kita ingin musik yang bernuansa blues ya gunakan birama 6/8, kita ingin musik yang cepat dan enerjik ya gunakan birama 2/4, dan lain-lain. 

9. Tekstur Lagu / Musik


Adalah cara memandang musik dari sudut penggabungan melodi dan harmoninya, kita harus banyak-banyak memperhatikan kualitas melodi dan perpaduannya dengan harmoni (chord, mode, dan lain-lain...) maupun dengan alat-alat musik perkusif, didalam aransemen musik, kita harus menyusunnya sebaik mungkin, sehingga pada akhirnya mampu membentuk tekstur yang kuat dan harmonik. 

10. Skill Pemain 


Ini adalah poin yang merupakan syarat utama untuk bisa menghasilkan aransemen musik / lagu yang baik, benar, indah dan cerdas. Skill adalah kemampuan musikal dan senjata pokok seorang musisi, skill yang baik tentu akan membawa kita pada level membuat karya yang baik pula. Oleh karena itu, jika kita menginginkan kualitas yang bagus maka upgrade skill kita lewat pembelajaran musik baik teori, praktek dan wawasan musik.

11. Target Pasar


Ini sebenarnya bukan tugasnya seorang musisi, pada prinsipnya musisi hanya fokus pada karya terlepas dari apa yang dimaui pasar, tapi sebagai musisi yang baik dan cerdas tentu ingin juga membuat karya yang bagus sekaligus disukai oleh banyak pendengar atau penikmat musik. Fakta di lapangan berkata bahwa tidak semua lagu yang disukai pasar memiliki kualitas musik yang baik, ada orientasi berkesinian yang sedikit berubah haluan dewasa ini, faktor komersialisme dan hanya mengejar keuntungan industri musik semata justru banyak 'membunuh' kualitas musik itu sendiri, semua dibuat serba mudah dan instan, tentu karya-karya semacam ini bersifat temporer artinya tidak akan langgeng, hanya karya-karya yang baik biasanya mampu bertahan di segala jaman dan era. Lalu ada pertanyaan,"karya yang paling ideal itu seperti apa sih?" saya coba jawab; karya yang ideal itu harus memenuhi 2 syarat yakni ada unsur idealismenya dan tentu ada juga unsur komersilnya, jika 2 unsur ini bisa kita padukan maka kita sudah berada di 'level aman' dan karya kita bisa diterima oleh banyak pihak bahkan disaluti. Jujur saja untuk membuat karya yang punya dua unsur diatas sangatlah rumit, lebih mudah membuat karya yang komersil saja atau yang idealis saja daripada membuat kombinasi keduanya, tapi ini tantangan seorang musisi. Aransemen musik memainkan peranan penting di poin ini, ingat pepatah bahwa lagu yang baik bisa rusak jika aransemen musiknya buruk sebaliknya lagu buruk bisa saja menjadi lebih baik jika aransemen musiknya baik dan sebaik-baiknya karya adalah lagu yang baik dengan aransemen musik yang bagus. Inilah sebab utama jika anda ingin membuat proyek rekaman, anda sangat membutuhkan seorang arranger musik yang mumpuni dan penulis lagu yang mantap.

Anda Butuh Jasa Aransemen Musik / Lagu Atau Jasa Pembuatan Lagu Dengan Kualitas PRO berbiaya sosial ??? klik ini Jasa Aransemen Musik Dan Pembuatan Lagu  


(Words/Lesson By Dani Mkd @Reyal Musik)


http://reyalstudio.blogspot.com
http://rahasiailmumusik.blogspot.com
http://aransemenmusikdanlagu.blogspot.com
http://pembuatlagumusik.blogspot.co.id
http://www.instagram.com/reyalmusik
http://independent.academia.edu/ReyalMusik
http://www.facebook.com/ReyalMusik.Page2
http://www.facebook.com/ReyalMusik.Page1
http://www.facebook.com/reyalmusik
http://www.facebook.com/reyalmusik2
http://kursuslesmusikmurahjakarta.blogspot.com
http://les2bulan-jagomusik.blogspot.com
http://twitter.com/ReyalMusik
http://www.youtube.com/ReyalMusik
http://www.facebook.com/ReyalMusik.Page3
http://www.facebook.com/ReyalMusikCipayung
http://rekamanmurahhasilpro.wordpress.com 


*harap dan mohon untuk selalu sertakan sumber arsip/artikel jika ingin copy-paste, etika dalam berbagi adalah modal dasar moralitas yang kreatif, jujur, beruntung dan cerdas.